Jumat, 01 Mei 2015

MAY DAY CIANJUR 2015

Tepat pada tanggal 1 mei 2015 Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI) Kabupaten Cianjur mengelar perayaan hari buruh sedunia (May Day) dengan aksi massa yang berpusat di bundaran tugu Ngaos, Mamaos dan Maenpo, Jalan KH. Abdullah bin Nuh.
Dalam May Day 2015 FPBI mengusung tema "PERSATUAN BURUH INDONESIA BERSAMA MASSA RAKYAT MEMBANGUN ALAT POLITIK MELAWAN PASAR BEBAS" sebagai alat pertahanan kaum buruh menghadapi pasar bebas yang mana dalam hal ini kaum buruh yang sangat rentan terkena imbas dari pasar bebas. Sedangkan yang menjadi tuntutan FPBI Kabupaten Cianjur adalah: 
  1. Tolak pasar bebas (MEA)
  2. Tolak peninjauan upah 2 tahun atau 5 tahun sekali
  4. Hapus sitem kerja kontrak dan outsorching
  5. Buat Undang-undang perlindungan buruh
  6. Berikan subsidi yang sebesar besarnya bagi rakyat
  7. Pendidikan, Kesehatan dan Pemukiman gratis dan berkualitas
  8. Demokrasi seluas-luasnya bagi rakyat Indonesia
  9. Stop Union busting dan PHK massal
10. Cabut perda jabar No 6 tahun 2014 tentang penyelenggaran ketenagakerjaan
11. Bupati cianjur segera buat perda tentang perlidungan buruh

Selain tuntutan tuntutan itu, menyoroti tentang kenaikan UMK cianjur yang begitu rendah  padahal kebutuhan antara Kabupaten Cianjur dan sekitar seperti sukabumi, bekasi,bogor maupun dengan jakarta tidak jauh berbeda mengindikasikan bahwa telah terjadi politik upah murah dikabupaten cianjur, mengingat cianjur pada masa ini merangsak menjadi basis produksi indrustri yang dahulunya berbasis agraris dan pariwisata.
Sangat masuk akal ketika upah buruh dan kesadaran buruh akan haknya masih rendah menjadi daya tarik tersendiri untuk menarik kaum modal mengexploitasi buruh-buruh di Kabupaten Cianjur.
Dan dalam perjalannya aksi ini merupakan aksi massa pertama di Kabupaten Cianjur dalam rangka May Day. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar